DOA-DOA KATOLIK







1)) Kerahiman Ilahi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigationJump to search
Minggu Kerahiman Ilahi di Vatikan pada 1 Mei 2011, di mana lebih dari satu juta peziarah pergi ke Roma.[1][2]
Kerahiman Ilahi adalah sebuah devosi Katolik kepada cinta belas kasihan Allah dan keinginan untuk membiarkan cinta dan rahmat tersebut mengalir melalui hati seseorang terhadap orang-orang yang membutuhkan hal itu.[3] Devosi ini terkait dengan penampakan Yesus yang diterima Santa Maria Faustina Kowalska (1905–1938), yang dikenal sebagai Rasul Kerahiman Ilahi.[4][5]
Faustina Kowalska melaporkan sejumlah penampakan, visi, dan percakapan dengan Yesus yang ditulisnya dalam buku hariannya, yang kemudian diterbitkan sebagai buku Diary: Divine Mercy in My Soul (terjemahan: Buku Harian: Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku).[4][5] Tiga tema utama devosi ini adalah untuk meminta dan mendapatkan kerahiman Allah, untuk percaya kepada rahmat Kristus yang berlimpah, dan akhirnya untuk menunjukkan kerahiman kepada sesama dan bertindak sebagi saluran untuk kemurahan Allah terhadap mereka.[4][6]
Pengabdian menekankan pada penghormatan gambar Kerahiman Ilahi yang dilaporkan Faustina sebagai penampakan Yesus ketika ia sedang berada di selnya di biara.[5] Gambar ini ditampilkan dan dihormati oleh umat Katolik sendiri, dan secara kudus dan khusus diberkati pada Minggu Kerahiman Ilahi.[7] Devosi ini meliputi doa khusus seperti Koronka Kerahiman Ilahi.

Devosi Kerahiman Ilahi diikuti oleh lebih dari 100 juta umat Katolik,[8] dan juga diakui serta dirayakan dalam Komuni Anglikan.[9]
Kabarkanlah bahwa kerahiman adalah sifat terbesar dari Allah.
— Kata-kata yang diucapkan kepada Yesus oleh Faustina dalam buku hariannya.[10][11]              
Fokus utama dari Devosi Kerahiman Ilahi adalah cinta belas kasihan Allah dan keinginan untuk membiarkan cinta dan rahmat tersebut mengalir melalui hati seseorang terhadap orang-orang yang membutuhkan hal itu.[3] Saat ia mendedikasikan Basilika Kerahiman Ilahi, Paus Yoahnes Paulus II menyebutkan, "Terlepas dari kerahiman Allah, tidak ada sumber pengharapan lain untuk umat manusia."[12]
Seperti dalam doa yang membentuk Koronka Kerahiman Ilahi, terdapat tiga hal utama dalam Devosi Kerahiman Ilahi: untuk meminta dan mendapatkan kerahiman Allah, untuk percaya kepada rahmat Kristus yang berlimpah, dan akhirnya untuk menunjukkan kerahiman kepada sesama dan bertindak sebagi saluran untuk kemurahan Allah terhadap mereka.[4][6]
Unsur pertama dan kedua berhubungan dengan keterangan "Yesus, aku percaya kepada-Mu" pada gambar Kerahiman Ilahi dan Faustina menyatakan bahwa pada 28 April 1935, hari pertama Minggu Kerahiman Ilahi dirayakan, Yesus memberi tahunya, "Setiap jiwa yang percaya dan mempercayakan diri kepada Kerahiman-Ku akan mendapatkannya."[13]
Unsur ketiga tercermin dalam pernyataan "Serukan Kerahimanku demi para pendosa" terkait dengan Yesus pada buku harian Faustina (Buku Catatan I, hal 186–187).[14] Pernyataan ini diikuti di dalam buku harian dengan sebuah doa spesifik singkat: "Ya Darah dan Air, yang telah memancar dari Hati Yesus sebagai sumber kerahiman bagi kami, aku percaya kepada-Mu." yang turut disarankan Faustina untuk Jam Kerahiman Ilahi.[14][15] Pada buku hariannya (Buku Catatan II, hal 742) Faustina menulis bahwa Yesus memberitahunya, "Aku menuntut darimu perbuatan belas kasih, yang timbul karena cinta bagi-Ku." dan ia menjelaskan bahwa terdapat tiga cara melakukan belas kasih kepada sesama: pertama dengan perbuatan, kedua dengan ucapan, ketiga dengan doa.[10]
Devosi Kerahiman Ilahi memandang kerahiman dan belas kasih sebagai elemen kunci dari rencana Allah untuk menyelamatkan dan menekankan keyakinan bahwa melalui kerahimanlah Allah memberi Putra-Nya yang tunggal untuk penebusan umat manusia, setelah kejatuhan Adam.[16] Doa pembukaan untuk Misa Minggu Kerahiman Ilahi merujuk kepada hal ini dan dimulai dengan, "Bapa Surgawi dan Allah yang Maharahim, kami tidak lagi mencari Yesus di antara orang mati, namun Ia hidup dan telah menjadi Surga kehidupan".[16]
Gambar
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Gambar Kerahiman Ilahi
Gambar Kerahiman Ilahi pertama karya Kazimierowski (1934) di Santuari Kerahiman Ilahi (Vilnius)
"Lukislah sebuah gambar menurut contoh yang kamu lihat dengan keterangan: Yesus, Engkaulah Andalanku … Aku berjanji bahwa jiwa yang menghormati gambar ini tidak akan binasa."[17]
Koronka ini berhubungan dengan lukisan gambar seperti dalam buku harian Faustina. Gambar yang paling banyak digunakan adalah sebuah gambar Polandia karya Adolf Hyla. Hyla melukis gambar itu sebagai syukur telah selamat dari Perang Dunia II.
Dalam gambar, Yesus berdiri dengan satu tangan terentang memberi berkat, sementara tangan lainnya mencengkram sisi yang terluka oleh tombak. Dari dalam pakaian yang terbuka memancarlah dua sinar besar, yang satu merah dan yang lain putih pucat. Sebuah penjelasan atas warna ini diberikan kepada Santa Faustina oleh Yesus sendiri yang menyatkaan, "Kedua sinar itu melambangkan Darah dan Air."[18] Kedua warna sinar merujuk pada "darah dan air" sebagaimana ada dalam Injil Yohanes 19:34, dan disebutkan pula dalam doa opsional pada Koronka. Kata-kata "Yesus, Engkaulah Andalanku" (bahasa Polandia: "Jezu Ufam Tobie") umumnya digunakan bersama dengan gambar.
Gambar asli Kerahiman Ilahi dilukis oleh Eugene Kazimierowski di Vilnuis, Lituania di bawah arah Santa Faustina. Namun, menurut buku hariannya, ia menangis saat melihat gambar yang telah selesai dilukis tidak seindah penglihatannya, namun Yesus menghiburnya dan mengatakan, "Keagungan lukisan ini bukan terletak pada indahnya warna ataupun goresan kuas, melainkan dalam rahmat-Ku."[17] Gambar ini digunakan secara luas selama bertahun-tahun pada awal Devosi, dan masih terus banyak mengalami perubahan per versi, namun versi Hyla merupakan yang paling banyak digunakan.[5]

Koronka dan novena
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Koronka Kerahiman Ilahi
Meskipun asal usul Koronka dan penggunaan Rosario berasal dari lingkungan Katolik, Koronka Kerahiman Ilahi dapat diucapakan oleh non-Katolik. Untaian Rosario memang digunakan untuk mengucapakan doa ini.
Sebagai pelengkap Koronka Kerahiman Ilahi, sebuah doa dapat diucapakan pada pukul 15.00 (pukul 3 sore), di mana pada jam ini merupakan jam wafat Yesus sebagaimana ia meninggal pada jam kesembilan.
"Ya Yesus, Engkau telah wafat, namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia. O, Sumber Kehidupan, Kerahiman Ilahi yang tak terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.
Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia (diucapkan tiga kali)
Yesus, Raja Kerahiman Ilahi, Engkaulah andalanku."
Koronka dapat diucapkan tunggal atau sebagai bagian dari sebuah Novena. Faustina menulis bahwa dalam penglihatannya Yesus menyuruhnya bahwa Pesta Kerahiman Ilahi (hari Minggu sesudah Paskah) didahului dengan Novena Kerahiman Ilahi yang dimulai pada Jumat Agung dan berakhir pada Minggu Kerahiman Ilahi.[19]

Jam Kerahiman Ilahi
Dalam buku hariannya, Faustina menulis bahwa Yesus mengkhususkan pukul 3 setiap sore sebagai waktu di mana kerahiman terbuka, dan menyuruhnya berdoa Koronka Kerahiman dan menguduskan Gambar Kerahiman Ilahi pada waktu tersebut.[20][21] Pada 10 Oktober 1937, dalam buku hariannya (Buku Catatan V, hal 1320) Faustina menulis pernyataan Yesus ini:
Begitu engkau mendengar jam berdentang pada pukul tiga, benamkanlah dirimu sepenuhnya ke dalam kerahiman-Ku, sembari sujud menyembah dan memuliakannya; mohonlah kemahakuasaan-Nya bagi seluruh dunia, teristimewa bagi orang-orang berdosa yang malang; sebab saat itu belas kasih dibuka lebar bagi setiap jiwa. [22]
Pukul 3 sore merupakan waktu di mana Yesus wafat di kayu salib.[21] Waktu ini disebut "jam Kerahiman Ilahi".[20]

Minggu Kerahiman Ilahi
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Minggu Kerahiman Ilahi
Sebuah tampilan altar pada Minggu Kerahiman Ilahi di Gereja St Pancras Ipswich.
Pesta Minggu Kerahiman Ilahi ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II dan dirayakan pada hari Minggu sesudah Paskah pada Kalender Umum Gereja Katolik Roma, dan diasosiasikan dengan indulgensi spesifik.[4][7][23] Mengenai ketentuan untuk mendapat indulgensi, lihat di: Indulgensi saat Minggu Kerahiman Ilahi.

Pada sebuah catatan di buku hariannya, Faustina menyatakan bahwa siapapun orang yang berpartisipasi pada misa, dan menerima Sakramen Tobat serta Ekaristi pada hari tersebut dipastikan oleh Yesus mendapat remisi penuh atas dosa dan sanksinya.[7][19]



2)) Yesus Kristus: Raja di atas segala raja, Tuan di atas segala tuan


Gelar ‘Raja di atas segala raja’ (‘King of kings’) digunakan dalam Alkitab sebanyak enam kali. Gelar ini satu kali diterapkan kepada Allah Bapa (1 Timotius 6:15), dan dua kali diterapkan kepada Tuhan Yesus (Wahyu 17:14; 19:16). Tiga lainnya (Ezra 7:12; Yehezkiel 26:7; Daniel 2:37) mengacu ke Artahsasta atau Nebukadnezar, raja-raja yang menggunakan ungkapan untuk menyatakan kedaulatan mutlak mereka atas kerajaan mereka masing-masing (Persia dan Babel). Ungkapan tuan dari segala tuan digunakan dengan sendirinya dalam Kitab Suci dua kali dan mengarah pada Allah Bapa (Ulangan 10:17; Mazmur 136: 3).
Dalam Wahyu 19:16 Yesus diberi gelar lengkap "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan" (Sebelumnya dalam Wahyu 17:14 menyatakan : "Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja").  Gelar ini menunjukkan seseorang yang memiliki kekuatan untuk menjalankan kekuasaan mutlak atas semua kerajaan -Nya. Dalam hal Tuhan Yesus, kerajaan-Nya adalah semua ciptaan. Di dalam penglihatan Yohanes, Yesus sedang datang kembali untuk menghakimi dunia dan mendirikan kerajaan-Nya di bumi, sebagaimana yang Dia nyatakan dalam Markus 13:26 “Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan-awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.”
Ketika Yesus disebut "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan," itu berarti bahwa, pada akhirnya, semua pemimpin lainnya akan ditaklukkan atau dimusnahkan, dan Yesus sendiri akan menjadi pemerintah tertinggi sebagai Raja dan Tuan atas seluruh bumi. Tidak ada kekuatan apapun, tidak ada raja dan tak ada tuan manapun yang dapat menang atau mampu menentang-Nya.
Ada banyak sekali referensi tentang kekuasaan mutlak Yesus dan keunggulan-Nya diatas para penguasa lainnya dalam seluruh Kitab Suci.
Berikut ini kami sebutkan hanya beberapa referensi saja:
Yesaya 40:23-24 mengatakan bahwa Tuhan “membuat pembesar-pembesar menjadi tidak ada dan yang menjadikan hakim-hakim dunia sia-sia saja". Ia meniup mereka, sehingga mereka kering dan diterbangkan oleh badai seperti jerami.
Penglihatan Daniel tentang ‘anak manusia’ dalam Daniel 7:13-14 adalah tentang yang ia sebut "Yang Lanjut Usianya" yang berkuasa secara kekal atas semua orang, atas segala bangsa dan atas segala bahasa.
Di dalam Perjanjian Baru, kita mendapatkan tampilan yang lebih baik tentang Dia melalui ayat-ayat ini:
Penulis kitab Ibrani berbicara tentang Tuhan Yesus: "Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, " (Ibrani 1:3).
Ayat berikutnya (ayat 4) berbicara tentang Yesus sebagai "jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.” Jelas, kekuasaan Tuhan Yesus atas ciptaan adalah mutlak.
Paulus menyatakan hal yang sangat penting yaitu bahwa Yesus telah merendahkan diriNya selama dalam pelayanan-Nya di bumi dan bahwa penghinaan yang dialami Yesus akan menghasilkan pemuliaan. Dalam Filipi 2:5-8, Paulus membahas sejauh mana pengorbanan yang harus dialami oleh Yesus untuk menebus orang-orang berdosa ("Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”) ; ketaatan Yesus yang sempurna adalah alasan bahwa “Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!" (Filipi 2:9-11).
Seorang Hamba yang Menderita  menjadi Raja atas segala raja (lihat Yesaya 53:10-12 :
10 Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak).
Akhirnya, dalam kitab Wahyu kita melihat kerajaan Yesus dinyatakan.
Dalam pasal 5, Anak Domba (Yesus) adalah satu-satunya dari semua ciptaan yang layak untuk membuka gulungan kitab yang berisi hukuman Allah (ayat 2b "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?" 3 Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya. 5b Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya").
Dalam pasal 11, kita mendengar suara-suara di surga memberitakan bahwa kerajaan dunia telah menjadi kerajaan Kristus dan bahwa Dia akan memerintah selama-lamanya (ayat 15 Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: "Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.").
Dalam pasal 12, kita membaca bahwa otoritas Kristus adalah apa yang menyebabkan Setan dilemparkan ke bumi (ayat 9-10).
Dalam Wahyu 17: 12-14, Anak Domba yaitu Yesus Kristus akan mengalahkan mereka, dan Yohanes menekankan bahwa Yesus  mengalahkan semuanya karena Dia adalah Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.  
Akhirnya, dalam pasal 19, kita dapat membaca bagaimana Yesus datang dengan penuh kemenangan untuk menghancurkan bangsa-bangsa dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa, Yesus memiliki kewenangan untuk melakukannya karena Dia adalah Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan (ayat 11-16) .
Pada dasarnya, Yesus sebagai ‘Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan’ berarti menyatakan bahwa tidak ada otoritas lain yang lebih tinggi. Pemerintahan-Nya atas segala sesuatu adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan menempatkan-Nya di atas segala sesuatu, "jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu."(Efesus 1: 21-23).

H O M I L I
Mgr F.X Hadisumarta O.Carm
HARI RAYA TUHAN YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM (Thn C/2010)
2 Sam 5:1-3 Kol 1:12-20 Luk 23:35-43
PENGANTAR
Hari ini kita merayakan Hari Raya Yesus Kristus Raja Semesta Alam, yang sekaligus adalah puncak Tahun Liturgi C. Kedudukan Yesus sebagai Raja seperti diceriterakan dalam Injil Lukas, memberi kesempatan kepada kita untuk menyingkirkan pandangan atau pengertian kita tentang raja-raja dan kerajaan-kerajaan yang kita miliki, untuk menemukan pengertian atau makna/nilai kedudukan Yesus Kristus sebagai seorang RAJA SEJATI, yang lain sama sekali dari raja-raja atau pemimpin-pemimpin duniawi.
Dalam Injil minggu-minggu yang Lukas menerangkan kepada kita, apa artinya hidup mengikuti Yesus, khususnya bagaimana Yesus melayani sesama dengan kesediaan-Nya memberi pengampunan dan menga-akan rekonsiliasi satu sama lain. Injil Lukas hari ini tentang Yesus yang akan disalib, menunjukkan kekhususan peranan Yesus sebagai Raja sejati.
HOMILI
Ceritera Luk 23:35-42 hanya terdapat dalam Injil Lukas! Si penjahat yang akan disalib bersama Yesus, tetapi mengakui dosa-dosanya dan mohon ampun, diselamatkan oleh Yesus dengan kematian-Nya! Lukas ingin menunjukkan pertobatan sejati, seperti juga dalam ceriteranya tentang orang perbedaan di antara orang Farisi dan si pemungut cukai (Luk 18:9-14).
Yesus bukan hanya memberikan pengampunan, tetapi juga menjanjikan tempat di sisi-Nya nanti di surga! Sementara si penjahat yang satu menghina Yesus, penjahat yang lain memang mengakui kesalahannya, namun juga berseru: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja" (Luk 23:42). Yesus menjawab: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus" (ay. 43).

Dalam Injilnya Lukas memperlihatkan kepada kita kehinaan dan hilangnya kekuatan Yesus dalam menghadapi kematian, padahal Dia adalah Putera Allah dan Raja orang Yahudi. Yang dialami Yesus adalah penolakan, penderitaan, penghinaan, penderitaan, olok-olok, penyaliban. Tidak tampak sedikitpun tanda-tanda-Nya sebagai raja. Dan mahkota yang boleh ditempatkan pada kepala-Nya adalah mahkota duri! Yang didengarkan-Nya bukan pujian ataupun nyanyian, melainkan penghinaan dan cercaan.
Ternyata Yesus tidak pernah tampil atau muncul seperti kita harapkan: dengan kemegahan, kebesaran, kemuliaan menurut ukuran raja-raja. Kerajaan Yesus berlainan dari kerajaan yang dikenal oleh Pilatus. Pilatus hanya mengenal kerajaan yang rajanya berkuasa, bertindak menurut kepentingannya sendiri, dan membalas dendam. Sebaliknya kerajaan Yesus dibangun atas kasih, pelayanan, keadilan, rekonsiliasi dan damai. Dalam diri Kristus yang disalib kita diajak agak memahami mengapa Kristus mengapa Kristus adalah tetap raja, bahkan bagi kita yang hidup dalam dunia modern ini: Yesus Kristus tidak pernah menundukkan diri! Ia tidak pernah membalas dendam dengan dendam, kekerasan dengan kekerasan. Ia mengampuni selalu sampai akhir!
Di sinilah Yesus Kristus adalah Raja Sejati, seperti digambarkan oleh Paulus dalam suratnya kepada umat di Kolose (Bac. II). "Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang terkasih. Di dalam Kristus itulah kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa" (Kol 1:13-14).
Apa arti kata-kata "Yesus Kristus Raja semesta alam"?
Pertama-tama arti kata-kata itu jangan disalahtafsirkan dengan pengertian tentang raja dan kerajaan secara profan/duniawi, melainkan menurut arti rohani. Yesus ada di surga, Ia membawa luka-luka-Nya ke surga, maka kita pun akan membawa luka-luka hidup kita ke surga. Yesus dengan luka-luka-Nya tergantung di salib, tetapi kedua tangan-Nya terentang untuk merangkul kita, dan mengajak kita naik ke salib bersama Dia, untuk melihat dan menafsirkan hidup kita di dunia ini dengan pandangan yang berlainan. Kita seperti si penjahat yang mengakui kelemahan dan dosanya perlu berseru: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja" (Luk 23: 42). Dalam kata-kata itu bergemalah kata-kata Yesus sendiri: "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserakan nyawa-Ku" (Luk 23:46).
Memang, betapa berbeda gambaran tentang raja dan kerajaan Kristus yang kita lihat hari ini! Sungguh pentinglah gambaran tentang kerajaan Kristus ini untuk memahami apakah yang disebut keselamatan dalam Kerajaan Allah! Bila kadang-kadang dalam keadaan sekeliling kita tampak gelap, menyedihkan, kekerasan, bahkan maut, janganlah kita lupa bahwa kita tidak sendirian. Di tengah-tengah semua itu tergantung Yesus yang disalib, kedua belah tangan-Nya terbentang penuh kasih dan belaskasihan.Marilah kita selalu mau dan berani berseru kepada-Nya: Yesus ingatlah akan kami dalam Kerajaan-Mu. Di situlah terletak jalan emas, jalan rajawi salib Yesus menuju Kerajaan-Nya. Amin.
Jakarta, 19 November 2010
kumpulan Homili Mgr. Hadi Sumarta O.Carm
3)) Yesus Berbicara kepada Satu Jiwa:


“Cintailah Aku Sebagaimana Adanya Engkau”

“Aku mengenal kerapuhanmu, pergumulanmu dan penderitaan jiwamu, kekurangan, kelemahan dan penyakit tubuhmu; Aku mengenal takutmu, dosa-dosamu; meski begitu Aku tetap berkata kepadamu, `Berikanlah hatimu kepada-Ku, cintailah Aku sebagaimana adanya engkau….'

Jika engkau menantikan terlebih dahulu untuk menjadi malaikat dan baru kemudian menyerahkan dirimu kepada Cinta, engkau tidak akan pernah mencintai. Walau engkau masih juga takut dalam menjalankan kewajiban dan keutamaan, walau masih jatuh dan jatuh lagi dalam kelemahan yang sebenamya tidak ingin kau lakukan, Aku tidak mengizinkan engkau untuk tidak mencintai Aku.

Cintailah Aku sebagaimana adanya engkau. Di setiap saat, dalam kondisi apapun, dalam semangat atau kekeringan, dalam kesetiaan atau ketidaksetiaan, cintailah Aku… sebagaimana adanya engkau….

Aku menghendaki kasih dari hatimu yang miskin itu; jika engkau menanti menjadi sempurna terlebih dahulu, engkau tidak akan pernah mencintai Aku.

Tidak dapatkah Aku mengubah setiap butir pasir dan menjadikannya seorang serafim yang bercahayakan kemurnian, kemuliaan dan cinta? Bukankah Aku yang Mahakuasa? Jika Aku mau membiarkan dunia berada dalam ketiadaan makhluk-makhluk yang sangat indah ini dan menyukai cinta yang sederhana dari hatimu, bukankah Aku ini tuan atas cinta-Ku?

Putera-puteri-Ku, biarkanlah Aku mencintaimu. Aku merindukan hatimu. Memang Aku rindu mengubah engkau dalam peredaran waktu, tapi untuk sekarang ini Aku mencintaimu sebagaimana adanya engkau… dan Aku ingin agar engkau berbuat demikian juga; Aku ingin melihat dari kerapuhan yang paling mendasar lahirah cinta. Aku mencintai di dalam dirimu kelemahan juga. Aku ingin agar dari jiwa-jiwa yang tidak bersih menggemalah terus-menerus suatu seruan: `YESUS AKU MENCINTAI-MU.'

Aku menghendaki hanya melodi hatimu; Aku tidak membutuhkan baik ilmu maupun bakatmu. Hanya satu hal saja yang Aku rindukan, melihat engkau bekerja dengan cinta.

Bukan keutamaan-keutamaanmu yang Aku rindukan, sebab seandainya Aku mengaruniakannya kepadamu, pasti engkau yang begitu lemah akan mempergunakannya untuk memupuk cinta diri yang egois; jangan cemas karena itu. Sebenarnya Aku dapat menentukan engkau untuk hal-hal yang mulia; tidak, engkau akan menjadi hamba yang tidak berguna; malahan yang sedikit yang ada padamu akan Aku ambil… karena Aku telah menciptakan engkau hanya untuk cinta.

Hari ini Aku berada di ambang pintu hatimu seperti seorang pengemis, Aku Raja dari segala raja! Aku mengetuk dan menanti; bergegaslah buka pintu hatimu bagi-Ku! Jangan membawa kerapuhanmu sebagai dalih; andai engkau sungguh mengenal kekuranganmu, pastilah engkau akan mati karena kesedihanmu. Apa yang dapat melukai HatiKu ialah sikapmu yang ragu-ragu terhadap-Ku dan kurang percaya kepada-Ku.

Aku ingin agar engkau membawa DiriKu dalam hatimu di setiap jam, baik siang maupun malam. Aku ingin agar engkau melakukan perbuatan yang paling kecil sekalipun hanya demi cinta. Aku meletakkan keyakinan-Ku atas dirimu untuk menemukan sukacita….

Janganlah cemas karena engkau tidak memiliki keutamaan; Aku akan memberikan kepadamu segala yang Aku miliki. Apabila engkau menderita, Aku akan memberikan kekuatan-Ku.

Engkau telah memberikan cinta, Aku akan mengaruniakan kemampuan mencintai lebih dari yang dapat engkau harapkan… maka ingatiah… cintailah Aku sebagaimana adanya engkau…. Aku telah memberikan BundaKu; buatlah agar semua tindakanmu melalui Hatinya yang tak bernoda.

Apapun yang terjadi, janganlah menanti terlebih dahulu untuk menjadi kudus baru mempersembahkan dirimu kepada Cinta; seandainya demikian, engkau tidak akan pernah dapat mencintai-Ku….

Pergilah… carilah kebesaran cinta dan kasih-Ku yang telah Ku-curahkan kepadamu. Sekarang tergantung padamu untuk menerima atau tidak, kasih yang telah Aku berikan.”



4)) Devosi kepada Hati Kudus Yesus & 12 janji Yesus & 1 janji agungNya bagi para devosan
30 Mei 2011 pukul 20.58
Devosi Kepada Hati Kudus Yesus





Hati Kudus Yesus, Hati yang penuh Cintakasih, setiap anak yang datang mengaku dengan sungguh karena penuh dosa dan kelemahan, maka Engkau akan tergerak dengan penuh belas kasihan. Ampunilah kami yang senantiasa melukai Hati KudusMu. Aku dengan semua kelemahan diriku menyerahkan hatiku seutuhnya kepadaMu. Ya Yesus jadilah Juruselamat dan Raja pribadiku seutuhnya. Aku membuka hatiku lebar lebar dengan penuh kerinduan padaMu. Masukilah hatiku ini, walaupun nista isinya dan kotor pelatarannya, bahkan hatiku yang rusak dan penuh luka ini. Aku percaya akan penyelenggaraanMu yang senantiasa mengasihi aku terlebih dahulu. Karena Engkau Tuhan, sesungguhnya Engkau memang tidak membutuhkan kasihku, tetapi apa yang selama ini ku rindukan adalah: aku mengasihiMu Allahku, dan diriku kupersembahkan seutuhnya kepadaMu. Inilah permohonanku .......... Maka ampunilah kami dan seluruh dunia ini yang senantiasa melukai Hati KudusMu, ya Tuhan.


Kemuliaan ...

Bapa Kami ...

Salam Maria ...

Kemuliaan ...


Litani Hati Kudus Yesus


Tuhan kasihanilah kami
   Tuhan kasihanilah kami
 Kristus kasihanilah kami
   Kristus kasihanilah kami
Tuhan kasihanilah kami; Kristus dengarkanlah kami
   Kristus kabulkanlah doa kami
Allah Bapa di surga,                                            kasihanilah kami.
Allah Putra, Penebus dunia,
Allah Roh Kudus,
Allah Tritunggal Mahakudus, Tuhan Yang Maha Esa,

Hati Yesus yang Mahakudus,
Hati Yesus Putra Bapa kekal,
Hati Yesus yang di wujudkan oleh Roh Kudus dalam ribaan Bunda Perawan,
Hati Yesus yang dipersatukan dengan Sabda Allah dalam satu wujud,
Hati Yesus yang mulia tak terbatas,
Hati Yesus Bait Kudus Allah,
Hati Yesus Kemah Allah dan Pintu Surga,
Hati Yesus Perapian Cinta Kasih yang bernyala-nyala,
Hati Yesus Perbendaharaan Keadilan dan Cinta Kasih,
Hati Yesus Lubuk penuh keutamaan,
Hati Yesus amat patut dipuji-puji,
Hati Yesus Raja dan pusat segala hati,
Hati Yesus tempat semua harta kebijaksanaan dan pengetahuan,
Hati Yesus tempat tinggal keallahan seluruhnya,
Hati Yesus yang berkenan kepada Bapa,
Hati Yesus yang kaya raya dan murah hati kepada kami,
Hati Yesus kerinduan bukit-bukit yang kekal,
Hati Yesus yang murah hati bagi semua orang yang berseru kepada-Mu,
Hati Yesus sumber kehidupan dan kesucian,
Hati Yesus kurban pelunas dosa kami,
Hati Yesus yang ditimpa penghinaan,
Hati Yesus yang taat sampai mati,
Hati Yesus yang tertusuk dengan tombak,
Hati Yesus sumber segala penghiburan,
Hati Yesus kehidupan dan kebangkitan kami,
Hati Yesus pokok damai dan pemulihan kami,
Hati Yesus kurban untuk orang berdosa,
Hati Yesus keselamatan bagi orang yang berharap kepada-Mu,
Hati Yesus pengharapan orang yang meninggal dalam Engkau,
Hati Yesus kesukaan orang kudus,

 Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
   sayangilah kami, ya Tuhan.

 Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
   kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia,
   kasihanilah kami.

 Yesus yang lembut dan murah hati,
   jadikanlah hati kami seperti hati-Mu.

Marilah berdoa Allah yang Mahakuasa dan kekal, terimalah segala pujian dan penghapusan dosa yang dipersembahkan Hati Yesus kepada-Mu atas nama semua orang berdosa. Sudilah Engkau mengampuni dosa-dosa umat-Mu, yang memohon belas kasih-Mu dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, yang bersatu dengan Dikau dan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin

 Doa Penyerahan Pribadi Kepada Hati Kudus Yesus St. Maria Margaretha Alacoque

Aku ......... menyerahkan dan mempersembahkan diriku, hidup, karya, usaha serta penderitaanku kepada Hati Kudus Yesus. Sejak saat ini, dengan segala kekuatanku aku akan berusaha menghormati, memuji dan mencintai Hati Kudus Yesus. Dengan seluruh tenagaku aku akan berusaha menjadi milik-Nya. Aku menolak segala perbuatan yang tidak berkenan di hati-Nya. Aku memilih Hati Kudus Yesus sebagai devosi utama penghormatanku, sebagai pelindung hidup dan jaminan keselamatanku, sebagai obat untuk menyembuhkan kekurangan serta kegoyahan sikapku, untuk menyilih dosa-dosa dari seluruh hidupku dan untuk memperoleh bantuan pada saat ajalku.

Hati Kudus Yesus yang penuh kebaikan, jadilah penyilih dosa-dosaku serta perisai terhadap murka Allah Bapa atas diriku.

Hati Kudus Yesus yang penuh cinta, seluruh harapanku kupasrahkan pada-Mu, lindungilah aku terhadap si jahat, kuatkanlah kehendakku.

Hancurkanlah di dalam diriku segala sesuatu yang tidak berkenan di hati-Mu dan apa saja yang melawan Dikau. Semoga cinta ilahi-Mu meresap sedalam-dalamnya di dalam hati sanubariku agar aku tak pernah melupakan Dikau dan berpisah dari pada-Mu. Karena cinta-Mu yang tak terbatas, aku mohon dengan sangat, goreslah namaku di dalam Hati-Mu, Engkau satu-satunya kerinduan, kebahagiaan serta kebanggaanku. Aku mau hidup dan mati sebagai anak-Mu. Amin

=====

DUA BELAS JANJI HATI KUDUS YESUS
Margareta Maria Alacoque (1647-1690) menerima tugas Kristus yang menampakkan diri-Nya beberapa kali kepadanya, untuk menyebarluaskan kebaktian HATINYA YANG KUDUS.

Kepada siapa-siapa yang menghormati HATI KUDUS secara istimewa, KRISTUS menjanjikan rahmat-rahmat berikut:

 1. Aku akan menganugerahkan kurnia yang dibutuhkan dalam suatu keadaan yang mendesak.
2. Aku akan mengaruniakan damai dalam keluarga-keluarga mereka.
3. Aku akan menghibur mereka dalam segala penderitaan.
4. Aku akan menjadi tempat berlindung bagi mereka sepanjang hidup, khususnya pada saat menghadapi maut.
5. Aku akan mencurahkan berkat atas segala usaha mereka.
6. Para pendosa akan menemukan dalam hati-Ku sumber dan samudera belas kasihan yang tak terbatas.
7. Orang-orang yang dingin hati akan memperoleh karunia semangat kerajinan untuk berbuat baik.
8. Orang-orang yang bersemangat dan rajin akan berkembang dengan cepat menuju kesempurnaan yang tinggi.
9. Para imam akan memperoleh kurnia-kurnia, agar mereka sanggup melunakkan hati yang paling keras dalam dosa.
10. Aku akan memberkati rumah-rumah dimana patung/gambar hati-Ku yang terkudus ditempatkan dan dihormati.
11. Nama setiap orang yang menyebarluaskan penghormatan ini akan tertulis dalam hati-Ku dan tak akan pernah terhapus.
12. Aku tak akan membatalkan sedikit pun kurnia-kurnia bagi semua orang yang ingin memperoleh-Nya dalam hati-Ku.

JANJI AGUNG YESUS
Janji YesusDalam kelimpahan belas kasihan Hati-Ku, aku menjanjikan bahwa Cinta-Ku yang maha kuasa akan mengaruniakan kepada setiap orang yang menyambut Komuni Suci pada sembilan hari Jumat pertama berturut-turut; akan meninggal dengan selamat dan untuk akhir hidupnya akan menyesali dosa-dosanya. Mereka tidak akan meninggal dalam keadaan ditolak oleh-Ku dan tanpa menerima sakramen orang sakit pada saat mana hati ilahi-Ku akan menjadi tempat perlindungan yang aman dan sentosa.

 ======

Doa-doa
Bapa Kami

Bapa Kami yang ada di Surga dimuliakanlah NamaMu, datanglah KerajaanMu jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam Surga. Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

 Salam Maria
Salam Maria penuh rahmat Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah Buah Tubuhmu, Yesus. Santa Maria Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin

Kemuliaan

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin



5)) 15 Doa dan Janji Yesus kepada Santa Brigitta dari Swedia


YESUS dan BAPA adalah satu.


31 Maret 2010 pukul 11.54
Brigitta lahir di Vadstena, Swedia pada tahun 1303. Putri turunan raja Swedia ini semenjak kecilnya rajin mengikuti Kurban Misa dan mendengarkan khotbah pastornya, lebih-lebih khotbah tentang kesengsaraan dan kematian Yesus.

Sebagai ibu rumah tangga, Brigitta sangat bijaksana dalam mengatur keluarganya dan dengan penuh kasih sayang mendidik anak-anaknya. Pendidikan anak-anak menjadi pusat perhatiannya. Hasil pendidikan itu terbukti dalam diri anaknya Katarina, yang kelak menjadi orang kudus, Santa Katarina dari Swedia.

Kesengsaraan Yesus menjadi suatu misteri iman yang menarik hati Brigitta semenjak kecil. Khotbah-khotbah pastor tentang misteri ini didengarnya dengan sungguh-sungguh. Oleh sebab itu ia juga tertarik untuk mengetahui berapa banyak pukulan yang ditimpakan atas diri Yesus selama saat-saat sengsara-Nya. Dalam doa-doa dan renungan-renungan pribadinya, ia selalu menanyakan hal ini langsung kepada Yesus.

Lima belas janji-janji Yesus ini disampaikan langsung oleh Yesus kepadanya di Basilika St. Petrus di Roma dalam suatu penampakan. Yesus menampakkan diri-Nya kepadanya seraya berkata, “Aku telah menerima 5.840 pukulan pada tubuh-Ku. Jika engkau ingin secara khusus menghormati kesengsaraan-Ku itu, berdoalah 15 kali Bapa Kami dan Salam Maria diikuti oleh doa-doa singkat berikut ini, selama satu tahun berturut-turut.

Dalam setahun suntuk itu, engkau telah meghormati tip-tiap luka-Ku. Jika engkau telah menyelesaikan doa-doa itu selama satu tahun penuh, AKU berjanji akan mengaruniakan kepadamu ha-hal berikut ini :

1.            AKU akan melepaskan lima belas jiwa keturunanmu dari Api Pencucian.

2.            Lima belas jiwa keturunanmu akan dikuatkan dan dipelihara dalam rahmat.

3.            Lima belas pendosa keturunanmu akan ditobatkan.

4.            Siapapun yang mengucapkan doa ini akan memperoleh kesempurnaan utama.

5.            Lima belas hari sebelum kematianmu, AKU akan memberikan Tubuh-ku agar engkau terhindar dari kegelapan abadi; dan AKU akan memberikan darah-Ku untuk kau minum agar engkau tidak haus selama-lamanya.

6.            Lima belas hari sebelum kematianmu, engkau akan mengalami pertobatan yang mendalam atas dosa-dosamu dan akan menyesalinya secara sempurna.

7.            AKU akan menempatkan didepanmu tanda salib-Ku yang gemilang agar engkau dapat ditolong dan mampu menangkis serangan dari musuhmu.

8.            Sebelum kematianmu, AKU akan datang bersama ibu-Ku yang tercinta.

9.            AKU akan menerima jiwamu dengan kerahiman dan membimbingmu kepada kebahagiaan abadi.

10.          Dan setelah membimbingmu ke sana, AKU akan memberimu minuman istimewa dari pancuran ke-Allahan-Ku, sesuatu yang tidak Kuberikan kepada mereka yang tidak mengucapkan doa-doa-Ku ini.

11.          Ketahuilah, barang siapa telah hidup dala keadaan berdosa selama 30 tahun, tetapi mau mengucapkan doa-doa ini dengan khidmat, akan Kuampuni dosa-dosanya.

12.          AKU akan melindungimu dalam pencobaan besar.

13.          AKU akan memelihara dan melindungi seluruh pancainderamu.

14.          AKU akan melindungimu dari kematian tiba-tiba.

15.          Jiwamu akan dibebaskan dari kematian abadi.

16.          Engkau akan mendapatkan segala sesuatu yang akan kauminta dari Allah dan Perawan Maria.

17.          Jika selama hidupmu, engkau hanya hidup menuruti kehendak hatimu dan apabila keesokan harinya engkau harus mati, maka hidupmu akan diperpanjang.

18.          Setiap kali engkau mengucapkan doa ini, engkau akan mandapatkan pengampunan seratus hari.

19.          Engkau dijamin akan turut serta dalam paduan suara para Malaikat yang Agung.

20.          Siapa saja yang mengajarkan doa-doa ini kepada orang lain, ia akan mendapatkan kebahagiaan dan pahala tak henti-hentinya dan hal ini akan berlakuuntuk selama-lamanya.

21.          Dimana doa-doa ini diucapkan di masa yang akan datang, Tuhan akan hadir dengan rahmat-Nya.

22.          Orang tua atau para guru yang membacakan doa-doa ini bagi anak-anaknya, sekurang-kurangnya selama satu tahun, anak-anak itu akan dipelihara selama hidup mereka dari kecelakaan-kecelakaan besar yang dapat mengakibatkan mereka kehilangan salah satu dari pancaindera mereka.

Penyebaran Lima belas doa dan janji-janji Yesus ini direstui oleh Paus Pius IX.

Doa ini hendaknya diucapkan setiap hari berturut-turut selama satu tahun. Apabila keadaaan tidak mengizinkan dengan alasan yang nyata – tentu ada pengecualian – hendaknya ditebus dengan waktu yang sama.

Sebarluaskan doa ini kepada siapapun agar semakin banyak orang menikmati janji-janji Kristus sebagaimana disampaikan kepada Santa Brigitta dari Swedia.

Doa Pembukaan
Allah Roh Kudus, penuhi hati kami dan bukalah akal budi kami, agar dengan merenungkan sengsara Tuhan Yesus ini, kami dapat semakin memahami cinta kasih Allah dan tergugah untuk hidup sesuai dengan hokum cinta kasih-Mu.

Bunda Maria, Bimbinglah dan ajarlah kami, agar cinta kasih kami semakin hari semakin mekar dan iman kami semakin kukuh. Amin.

Doa Pertama
Didahului dengan Bapa Kami…. Salam Maria….

Tuhan Yesus Kristus, sumber kebahagiaan abadi, penyelamat dan pengharapan semua pendosa. Bagi-Mu kesukaan terbesar adalah berada di tengah-tengah manusia, bahkan menjadi manuasia sepenuhnya, demi cinta kasih-Mu kepada manusia.

Engkau telah dengan rela menerima segala kesengsaraan dan penderitaan, sejak Engkau dilahirkan, yang memuncak pada saat Engkau menderita di kayu salib dan wafat, sebagai pemenuhan rencana ilahi-Mu. Pada perjamuan terakhir dengan para Rasul, Engkau membasuh kaki mereka. Engkau memberi mereka Tubuh dan Darah-Mu, yang tak ternilai harganya; dan pada saat yang sama Engkau meramalkan sengsara-Mu, namun sempat menghibur mereka.

Dalam menghadapi maut, Engkau mengalami duka derita yang mendalam, kepahitan dan kegetiran hati, semata-mata karena dosa-dosa manusia, hingga murid-murid-Mu Kau minta untuk menemani-Mu di Taman Getsemani,
“ Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya, tinggallah di sini dan berjaga-jagalah”.

Segala ketakutan, kepiluan hati dan derita telah Kau alami sebelum Engkau disiksa dan disalib, hingga Engkau berpeluh darah ketika berdoa kepada Allah Bapa. Yudas murid-Mu, mengkhianati Engkau; Engkau ditangkap dan disiksa oleh bangsa pilihan-Mu; mereka mengangkat saksi-saksi palsu dan Engkau diadili dengan curang, bahkan pada saat mereka harus merayakan hari raya Paskah dengan khidmat. Mereka dengan paksa menanggalkan jubah-Mu dan menggantinya dengan pakaian penhinaan; mereka menutup muka-Mu dengan kain dekil dan menampar-Mu, mereka mengolok-olok Engkau dan mengayam ranting-ranting berduri untuk dikenakan sebagai mahkota dikepala-Mu; memberi Engkau tongkat untuk kemudian memukuli-Mu bertubi-tubi sambil melancarkan hinaan-hinaan yang menyakitkan.

Demi sengsara dan semua penderitaan yang telah Kau alami sebelum sengsara-Mu di kay salib, berilah aku tobat sejati, penyesalan sempurna, sebelum kematianku, dan pengampunan atas dosaku. Amin.

Doa Kedua
Bapa Kami….. Salam Maria…….

Tuhan Yesus, sumber kemerdekaan dan kebahagiaan sejati para Malaikat, Engkau telah mengalami kengerian dan kedukaan yang tiada tara, ketika bangsa pilihan-Mu laksana singa-singa buas dan lapar mengelilingi dan menghujani-Mu dengan berbagai macam hinaan, ludahan, pukulan, dan siksaan yang mengerikan;

Demi kebengisan dan penghinaan ini, kami mohon kepada-Mu, ya juru Selamat, lindungilah kami dari semua musuh kami, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, dan bimbinglah kami di bawah perlindungan-Mu ke dalam keselamatan abadi. Amin.

Doa Ketiga
Bapa Kami…. Salam Maria……

Tuhan Yesus, pencipta Surga dan alam semesta, cintaku kepada umat manusia tak dapat dibendung maupun dibatasi. Engkaulah yang melindungi kami dengan kuasa cinta kasih-Mu yang tiada batas itu.

Ingatlah akan derita demikian hebat, ketika dengan kebengisan dan kebencian yang didasari kemurkaan yang tak terpuaskan, bangsa pilihan-Mu menelantangkan tubuh-Mu di Kayu Salib dan menariknya dengan paksa hingga otot-otot-Mu terputus. Ingatlah pula ketika mereka merentangkan tangan-Mu dan menumpuk kaki-Mu di Kayu Salib dan memanteknya dengan paku-paku besar.

Kami mohon, ya Yesus, demi cinta dan sengsara-Mu di Kayu Salib ini, berilah kami rahmat untuk dapat memahami sengsara-Mu itu dan semakin mencintai-Mu. Amin.

Doa Keempat
Bapa Kami…. Salam Maria….

Tuhan Yesus, cermin kemegahan abadi, dalam cahaya ilahi-Mu, Engkau melihat nasib manusia yang akan Kauselamatkan; banyak diantara mereka bahkan menolak-Mu dan memilih untuk hidup bergelimang dosa; betapa Engkau bersedih hati, berduka dan berkeluh kesah bagi mereka yang celaka dan tanpa harapan.

Kami mohon, demi kerahiman dan cinta kasih-Mu, seperti yang Engkau perlihatkan kepada pendosa yang juga tergantung di Kayu Salib, “Hari ini juga engkau akan bersama-Ku masuk ke dalam firdaus”; ampunilah kami, ya Yesus,dari segala kesalahan kami pada saat maut menjemput kami. Amin.

Doa Kelima
Bapa Kami……. Salam Maria……..

Yesus, Sang Juru Selamat, tiada penderitaan yang melebihi penderitaan-Mu; bilur-bilur dan luka-luka-Mu memenuhi sekujur tubuh-Mu, dari kepala hingga ke ujung jari kaki-Mu; namun demikian Engkau tidak menghiraukan penderitaan-Mu itu. Engkau berdoa kepada Bapa di Surga bagi mereka yang telah menganiaya-Mu, “Bapa ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan.”

Tuhan Yesus kami mohon, kiranya bilur-bilur adan luka-luka-Mu menyembuhkan luka-luka kami, yaitu luka-luka yang disebabkan oleh kedegilan hati kami dan sikap tidak mengenal cinta kasih.

Dengan kasih serta kerahiman-Mu, Engkau telah sudi mengampuni orang-orang yang berbuat keji kepada-Mu. Kami mohon, tanamkanlah rasa tobat yang mendalam dalam hati kami dan ampunilah segala dosa kami. Amin.

Doa Keenam
Bapa Kami…… Salam Maria….

O Yesus, raja cinta; demi cinta kasih-Mu kepada manusia, Engkau rela menderita dan ditelanjangi serta diperlakukan dengan semena-mena, laksana seorang penjahat, diikat dan dipaku di Kayu Salib. Semua mencibirkan bibirnya menghina Engkau; semua bahkan meninggalkan Engkau dalam penderitaan itu, termasuk murid-murid-Mu; hanya ibu-Mu dan beberapa wanita dan murid setia-Mu, Yohanes, yang senantiasa mengikuti-Mu sampai di pincak Golgota. Kepada Yohanes pula Engkau mempercayakan ibu-Mu, “Ibu itulah anakmu; Anak, itulah ibumu”.

Tuhan Yesus, demi sengsara-Mu, perkenankanlah kami berlindung juga pada ibu-Mu, Perawan tersuci, baik dalam suka maupun duka, agar kami berani menhadapi tantangan-tantangan hidup, mengatasi kekurangan kami dan terutama dalam menghadapi cobaan pada saat kematian kami nanti. Amin.

Doa Ketujuh
Bapa Kami…… Salam Maria…….

Tuhan Yesus, pancaran kerahiman yang tiada pernah padam, Engkau menderita dahaga yang sangat di Kayu Salib, namun Engkau lebih berdahaga untuk menyelamatkan umat manusia.

Kami mohon, ya Tuhan, sumber pancaran kerahiman-Mu, hidupkanlah di dalam hati kami api kerinduan untuk berbuat yang sebaik-baiknya di dalam segala tingkah laku dan perbuatan kami, dengan memadamkan gelora hawa nafsu dan kesenagan jasmani kami dan keinginan akan hal duniawi, demi penderitaan dahaga-Mu di Kayu Salib. Amin.

Doa Kedelapan
Bapa Kami…….. Salam Maria…..

Tuhan Yesus, yang lemah lembut, pecinta hati yang suci; tatkala Engkau merindukan air karena keringnya kerongkongan-Mu dalam penderitaan yang hebat, orang-orang Yahudi tidak habis-habisnya mencerca dan mengolok-plok Engkau, bahkan Engkau diberi minum air cuka dicampur empedu.

Berilah kami rahmat agar sanggup menerima kepahitan dan kegetiran hidup yang menimpa kami di dunia ini, agar kami dapat dengan layak menerima Tubuh dan Darah-Mu yang kudus selama hidup kami dan pada saat kami diambang maut, sebagai penghibur dan bekal dalam perjalanan kami menuju ke tempat Allah Bapa. Amin.

Doa Kesembilanl
Bapa Kami….. Salam Maria….

Tuhan Yesus, sumber kebajikan agung dan sukacita rohani; Engkau terbenam didalam samudera kesengsaraan dan kepahitan pada saat Engkau menjelang ajal; tak seorang-pun dari bangsa pilihan-Mu menaruh sedikit iba kepada-Mu, hingga Engkau menyampaikan keluh kesah-Mu kepada bapa dan berseru, “Allah-Ku, ya Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku ?”

Demi sengsara-Mu ini, yaYesus, Sang Juru Selamat, kami mohon, janganlah Kau tinggalkan kami di saat kengerian dan derita waktu kematian kami nanti. Amin.

Doa Kesepuluh
Bapa Kami…. Salam Maria……

Tuhan Yesus, Engkaulah Alfa dan Omega, Awal dan Akhir dari segala yang hidup dan sumber kebajikan; demi kami, Engkau telah merendahkan diri-Mu dan membiarkannya disiksa dan dianiaya. Tiada bagian dari tubuh-Mu yang luput dari siksaan.

Ya tuhan, demi cinta kasih-Mu itu, ajarilah kami agar dapat menaati hokum-hukum-Mu; karena dengan cinta sejati Engkau akan membuka lebar-lebar jalan bagi kami menuju Bapa. Amin.

Doa Kesebelas
Bapa Kami……. Salam Maria……

Tuhan Yesus, penderitaan, kengiluan, kepedihan yang Kaurasakan menusuk sampai ke sumsum tulang-Mu; sedemikian hebat sengsara itu, semata-mata hanya karena Engkau ingin merangkul kami orang berdosa. Sudah sepantasnya Engkau marah dan menghukum kami, namun sebaliknya justru cinta kasihlah yang kami terima dari-Mu.

Tuhan Yesus, sembunyikanlah dan lindungilah kami di dalam luka-luka-Mu dan biarkanlah kemurkaan-Mu yang adil itu berlalu. Amin.

Doa Kedua Belas
Bapa Kami….. Salam Maria……

Tuhan Yesus, cermin kebenaran dan lambing persatuan. Kemurahan hati-Mu tidak mengenal batas, bagaikan sumber air yang senantiasa memancarkan air jernih.

Ingatlah ya Tuhan, akan luka-luka-Mu yang tanpa sela sedikit pun pada tubuh-Mu. Muka-Mu, dada-Mu, kaki-Mu dan tangan-Mu tercabik-cabik memerah karena darah-Mu yang suci, kesengsaraan yang tiada bandingnya.

Perbaharuilah hati kami agar dari hari kehari setia kami semakin kokoh dan cinta kami semakin mekar, supaya kami pantas menemui-Mu dan berkumpul bersama-Mu selama-lamanya di Surga. Amin.


Doa Ketiga Belas
Bapa Kami….. Salam Maria….

Tuhan Yesus, Raja Abadi, kekuatan-Mu semakin habis, derita-Mu semakin tak tertahankan, namun dengan berpasrah diri, Engkau telah memnuhi kehendak Bapa. Dengan penuh kepasrahan, Engkau telah menyelesaikan tugas yang mulia itu, dengan berkata, “Sudah selesai!”

Demi derita dan sengsara-Mu ini, kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan Yesus, jadilah bagi kami Terang saat kami kacau; jadilah bagi kami Penghibur saat kami berduka, dan ampunilah dosa-dosa kami. Amin.

Doa Keempat Belas
Bapa Kami…….. Salam Maria……

Tuhan Yesus, Putra Tunggal Bapa, kemegahan dan kemuliaan-Mu Kautinggalkan dan Engkau merendahkan Diri menjadi manusia, untuk disiksa dan dihina. Namun, dengan kesedherhanaan-Mu itu, Engkau telah menyerahkan Roh-Mu kepada Allah Bapa di Surga, dengan berkata, “ Bapa, kedalam tangan-Mu Kuserahkan Roh-ku”.

Tuhan Yesus, Engkau telah memberi silih kepada Bapa berupa kesengsaraan yang tiada tara, kehancuran hati yang tiada batas, dan kematian yang tak ternilai. Jadilah penghibur bagi kami, saat kami berduka; jadilah kekuatan bagi kami, saat kami menghadapi godaan; jadilah keberanian bagi kami untuk menyangkal setan; bimbinglah kami mematikan keinginan duniawi, namun hidup dalam Dikau. Kami mohon, agar pada saat kematian kami nanti, Engkau sudi menerima kami dalam hadirat-Mu, sebagai seorang yang kembali dari pembuangan. Amin.


Doa Kelima Belas
Bapa Kami…… Salam Maria……

Tuhan Yesus, pokok anggur surgawi, ingatlah akan curahan darah-Mu yang telah Kau tumpahkan demi keselamatan kami. Lambung-Mu ditikam dengan tombak, sehingga mengucurkan darah Tubuh-Mu.

Tuhan Yesus, masih apalagi yang tersisa dari tubuh-Mu. Tidak ada kecuali bahwa cinta kasih-Mu senantiasa berlangsung selama-lamanya, tanpa mengenal batas dan lelah. Terima kasih ya Yesus, ingatlah kami pada saat jiwa kami dalam sakratul maut. Amin.

Doa Penutup

Tuhan Yesus, demi sengsara-Mu yang mulia, dan cinta kasih-Mu yang abadi, leburkanlah hati kami kedalam hati-Mu, agar kami semakin hari semakin dapat memahami misteri cinta kasih-Mu itu.

Tanamkanlah dalam hati kami rasa tobat yang mendalam, agar hati kami pantas menjadi kediaman-Mu, tempat Engkau bersemayam. Agar dengan demikian hidup kami semakin hari semakin sempurna, sehingga dikemudia hari, kami layak untuk duduk di dekat-Mu di Surga, tempat para Kudus dan para Malaikat memuji Dikau, “Dimuliakanlah Engkau, Anak Domba Allah, kini dan sepanjang segala abad.
Amin.
Tuhan Yesus Kristus, sumber kebahagiaan abadi, penyelamat dan pengharapan semua pendosa. Bagi-Mu kesukaan terbesar adalah berada di tengah-tengah manusia, bahkan menjadi manuasia sepenuhnya, demi cinta kasih-Mu kepada manusia.

Engkau telah dengan rela menerima segala kesengsaraan dan penderitaan, sejak Engkau dilahirkan, yang memuncak pada saat Engkau menderita di kayu salib dan wafat, sebagai pemenuhan rencana ilahi-Mu. Pada perjamuan terakhir dengan para Rasul, Engkau membasuh kaki mereka. Engkau memberi mereka Tubuh dan Darah-Mu, yang tak ternilai harganya; dan pada saat yang sama Engkau meramalkan sengsara-Mu, namun sempat menghibur mereka.

Dalam menghadapi maut, Engkau mengalami duka derita yang mendalam, kepahitan dan kegetiran hati, semata-mata karena dosa-dosa manusia, hingga murid-murid-Mu Kau minta untuk menemani-Mu di Taman Getsemani,
“ Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya, tinggallah di sini dan berjaga-jagalah”.

Segala ketakutan, kepiluan hati dan derita telah Kau alami sebelum Engkau disiksa dan disalib, hingga Engkau berpeluh darah ketika berdoa kepada Allah Bapa. Yudas murid-Mu, mengkhianati Engkau; Engkau ditangkap dan disiksa oleh bangsa pilihan-Mu; mereka mengangkat saksi-saksi palsu dan Engkau diadili dengan curang, bahkan pada saat mereka harus merayakan hari raya Paskah dengan khidmat. Mereka dengan paksa menanggalkan jubah-Mu dan menggantinya dengan pakaian penhinaan; mereka menutup muka-Mu dengan kain dekil dan menampar-Mu, mereka mengolok-olok Engkau dan mengayam ranting-ranting berduri untuk dikenakan sebagai mahkota dikepala-Mu; memberi Engkau tongkat untuk kemudian memukuli-Mu bertubi-tubi sambil melancarkan hinaan-hinaan yang menyakitkan.

Demi sengsara dan semua penderitaan yang telah Kau alami sebelum sengsara-Mu di kay salib, berilah aku tobat sejati, penyesalan sempurna, sebelum kematianku, dan pengampunan atas dosaku. Amin.Tuhan Yesus Kristus, sumber kebahagiaan abadi, penyelamat dan pengharapan semua pendosa. Bagi-Mu kesukaan terbesar adalah berada di tengah-tengah manusia, bahkan menjadi manuasia sepenuhnya, demi cinta kasih-Mu kepada manusia. Engkau telah dengan rela menerima segala kesengsaraan dan penderitaan, sejak Engkau dilahirkan, yang memuncak pada saat Engkau menderita di kayu salib dan wafat, sebagai pemenuhan rencana ilahi-Mu. Pada perjamuan terakhir dengan para Rasul, Engkau membasuh kaki mereka. Engkau memberi mereka Tubuh dan Darah-Mu, yang tak ternilai harganya; dan pada saat yang sama Engkau meramalkan sengsara-Mu, namun sempat menghibur mereka. Dalam menghadapi maut, Engkau mengalami duka derita yang mendalam, kepahitan dan kegetiran hati, semata-mata karena dosa-dosa manusia, hingga murid-murid-Mu Kau minta untuk menemani-Mu di Taman Getsemani, “ Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya, tinggallah di sini dan berjaga-jagalah”. Segala ketakutan, kepiluan hati dan derita telah Kau alami sebelum Engkau disiksa dan disalib, hingga Engkau berpeluh darah ketika berdoa kepada Allah Bapa. Yudas murid-Mu, mengkhianati Engkau; Engkau ditangkap dan disiksa oleh bangsa pilihan-Mu; mereka mengangkat saksi-saksi palsu dan Engkau diadili dengan curang, bahkan pada saat mereka harus merayakan hari raya Paskah dengan khidmat. Mereka dengan paksa menanggalkan jubah-Mu dan menggantinya dengan pakaian penhinaan; mereka menutup muka-Mu dengan kain dekil dan menampar-Mu, mereka mengolok-olok Engkau dan mengayam ranting-ranting berduri untuk dikenakan sebagai mahkota dikepala-Mu; memberi Engkau tongkat untuk kemudian memukuli-Mu bertubi-tubi sambil melancarkan hinaan-hinaan yang menyakitkan. Demi sengsara dan semua penderitaan yang telah Kau alami sebelum sengsara-Mu di kay salib, berilah aku tobat sejati, penyesalan sempurna, sebelum kematianku, dan pengampunan atas dosaku. Amin.Tuhan Yesus, cermin kebenaran dan lambing persatuan. Kemurahan hati-Mu tidak mengenal batas, bagaikan sumber air yang senantiasa memancarkan air jernih.

Ingatlah ya Tuhan, akan luka-luka-Mu yang tanpa sela sedikit pun pada tubuh-Mu. Muka-Mu, dada-Mu, kaki-Mu dan tangan-Mu tercabik-cabik memerah karena darah-Mu yang suci, kesengsaraan yang tiada bandingnya.

Perbaharuilah hati kami agar dari hari kehari setia kami semakin kokoh dan cinta kami semakin mekar, supaya kami pantas menemui-Mu dan berkumpul bersama-Mu selama-lamanya di Surga. Amin.Tuhan Yesus, cermin kebenaran dan lambing persatuan. Kemurahan hati-Mu tidak mengenal batas, bagaikan sumber air yang senantiasa memancarkan air jernih. Ingatlah ya Tuhan, akan luka-luka-Mu yang tanpa sela sedikit pun pada tubuh-Mu. Muka-Mu, dada-Mu, kaki-Mu dan tangan-Mu tercabik-cabik memerah karena darah-Mu yang suci, kesengsaraan yang tiada bandingnya. Perbaharuilah hati kami agar dari hari kehari setia kami semakin kokoh dan cinta kami semakin mekar, supaya kami pantas menemui-Mu dan berkumpul bersama-Mu selama-lamanya di Surga. Amin.Brigitta lahir di Vadstena, Swedia pada tahun 1303. Putri turunan raja Swedia ini semenjak kecilnya rajin mengikuti Kurban Misa dan mendengarkan khotbah pastornya, lebih-lebih khotbah tentang kesengsaraan dan kematian Yesus.

Sebagai ibu rumah tangga, Brigitta sangat bijaksana dalam mengatur keluarganya dan dengan penuh kasih sayang mendidik anak-anaknya. Pendidikan anak-anak menjadi pusat perhatiannya. Hasil pendidikan itu terbukti dalam diri anaknya Katarina, yang kelak menjadi orang kudus, Santa Katarina dari Swedia.Brigitta lahir di Vadstena, Swedia pada tahun 1303. Putri turunan raja Swedia ini semenjak kecilnya rajin mengikuti Kurban Misa dan mendengarkan khotbah pastornya, lebih-lebih khotbah tentang kesengsaraan dan kematian Yesus. Sebagai ibu rumah tangga, Brigitta sangat bijaksana dalam mengatur keluarganya dan dengan penuh kasih sayang mendidik anak-anaknya. Pendidikan anak-anak menjadi pusat perhatiannya. Hasil pendidikan itu terbukti dalam diri anaknya Katarina, yang kelak menjadi orang kudus, Santa Katarina dari Swedia.Tuhan Yesus, sumber kemerdekaan dan kebahagiaan sejati para Malaikat, Engkau telah mengalami kengerian  dan kedukaan yang tiada tara, ketika bangsa pilihan-Mu laksana singa-singa buas dan lapar mengelilingi dan menghujani-Mu dengan berbagai macam hinaan, ludahan, pukulan, dan siksaan yang mengerikan;

Demi kebengisan dan penghinaan ini, kami mohon kepada-Mu, ya juru Selamat, lindungilah kami dari semua musuh kami, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, dan bimbinglah kami di bawah perlindungan-Mu ke dalam keselamatan abadi. Amin.Tuhan Yesus, sumber kemerdekaan dan kebahagiaan sejati para Malaikat, Engkau telah mengalami kengerian dan kedukaan yang tiada tara, ketika bangsa pilihan-Mu laksana singa-singa buas dan lapar mengelilingi dan menghujani-Mu dengan berbagai macam hinaan, ludahan, pukulan, dan siksaan yang mengerikan; Demi kebengisan dan penghinaan ini, kami mohon kepada-Mu, ya juru Selamat, lindungilah kami dari semua musuh kami, baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan, dan bimbinglah kami di bawah perlindungan-Mu ke dalam keselamatan abadi. Amin.Tuhan Yesus, Engkaulah Alfa dan Omega, Awal dan Akhir dari segala yang hidup dan sumber kebajikan; demi kami, Engkau telah merendahkan diri-Mu dan membiarkannya disiksa dan dianiaya. Tiada bagian dari tubuh-Mu yang luput dari siksaan.

Ya tuhan, demi cinta kasih-Mu itu, ajarilah kami agar dapat menaati hokum-hukum-Mu; karena dengan cinta sejati Engkau akan membuka lebar-lebar jalan bagi kami menuju Bapa. Amin.Tuhan Yesus, Engkaulah Alfa dan Omega, Awal dan Akhir dari segala yang hidup dan sumber kebajikan; demi kami, Engkau telah merendahkan diri-Mu dan membiarkannya disiksa dan dianiaya. Tiada bagian dari tubuh-Mu yang luput dari siksaan. Ya tuhan, demi cinta kasih-Mu itu, ajarilah kami agar dapat menaati hokum-hukum-Mu; karena dengan cinta sejati Engkau akan membuka lebar-lebar jalan bagi kami menuju Bapa. Amin.Tuhan Yesus, Engkaulah Alfa dan Omega, Awal dan Akhir dari segala yang hidup dan sumber kebajikan; demi kami, Engkau telah merendahkan diri-Mu dan membiarkannya disiksa dan dianiaya. Tiada bagian dari tubuh-Mu yang luput dari siksaan.

Ya tuhan, demi cinta kasih-Mu itu, ajarilah kami agar dapat menaati hokum-hukum-Mu; karena dengan cinta sejati Engkau akan membuka lebar-lebar jalan bagi kami menuju Bapa. Amin.Tuhan Yesus, Engkaulah Alfa dan Omega, Awal dan Akhir dari segala yang hidup dan sumber kebajikan; demi kami, Engkau telah merendahkan diri-Mu dan membiarkannya disiksa dan dianiaya. Tiada bagian dari tubuh-Mu yang luput dari siksaan. Ya tuhan, demi cinta kasih-Mu itu, ajarilah kami agar dapat menaati hokum-hukum-Mu; karena dengan cinta sejati Engkau akan membuka lebar-lebar jalan bagi kami menuju Bapa. Amin.Tuhan Yesus, pencipta Surga dan alam semesta, cintaku kepada umat manusia tak dapat dibendung maupun dibatasi. Engkaulah yang melindungi kami dengan kuasa cinta kasih-Mu yang tiada batas itu.

Ingatlah akan derita demikian hebat, ketika dengan kebengisan dan kebencian yang didasari kemurkaan yang tak terpuaskan, bangsa pilihan-Mu menelantangkan tubuh-Mu di Kayu Salib dan menariknya dengan paksa hingga otot-otot-Mu terputus. Ingatlah pula ketika mereka merentangkan tangan-Mu dan menumpuk kaki-Mu di Kayu Salib dan memanteknya dengan paku-paku besar.

Kami mohon, ya Yesus, demi cinta dan sengsara-Mu di Kayu Salib ini, berilah kami rahmat untuk dapat memahami sengsara-Mu itu dan semakin mencintai-Mu. Amin.Tuhan Yesus, pencipta Surga dan alam semesta, cintaku kepada umat manusia tak dapat dibendung maupun dibatasi. Engkaulah yang melindungi kami dengan kuasa cinta kasih-Mu yang tiada batas itu. Ingatlah akan derita demikian hebat, ketika dengan kebengisan dan kebencian yang didasari kemurkaan yang tak terpuaskan, bangsa pilihan-Mu menelantangkan tubuh-Mu di Kayu Salib dan menariknya dengan paksa hingga otot-otot-Mu terputus. Ingatlah pula ketika mereka merentangkan tangan-Mu dan menumpuk kaki-Mu di Kayu Salib dan memanteknya dengan paku-paku besar. Kami mohon, ya Yesus, demi cinta dan sengsara-Mu di Kayu Salib ini, berilah kami rahmat untuk dapat memahami sengsara-Mu itu dan semakin mencintai-Mu. Amin.




6)) Doa Jalan Salib Singkat



Posted on Maret 25, 2014 by G.Y. Bambang Sugiarto
Jalan Salib
(Doa ini untuk memungkinkan setiap orang masih dapat berdoa Jalan Salib, biarpun hanya punya sedikit waktu)

Perhentian I Yesus Dijatuhi Hukuman Mati
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, yang begitu lembut hati dan tidak mengeluh; ajarilah aku untuk bersikap pasrah bila mengalami pencobaan.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian II Yesus Memikul Salib-Nya
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, seharusnya salib ini aku yang pikul, bukan Engkau; dosa-dosaku-lah yang menyalibkan Engkau.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian III Yesus Jatuh Pertama Kalinya
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, karena jatuh-Mu yang pertama kalinya ini, lindungilah aku supaya tidak jatuh dalam dosa.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian IV Yesus Berjumpa dengan Bunda-Nya
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, semoga tak ada satu ikatan manusia manapun, Pernah menjauhkan aku dari mengikuti Jalan Salib. Yesus
Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian V Simon dari Kirene Membantu Yesus Memikul Salib-Nya
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Meskipun dengan dipaksa, Simon membantu-Mu memikul salib; ya Tuhan, semoga aku mampu menanggung segala derita dengan sabar bagi-Mu.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian VI Veronika Mengusapi Wajah Yesus
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, Engkau telah melukiskan wajah-Mu yang kudus di atas kain Veronika; meteraikan juga wajah-Mu secara tak terhapuskan di dalam hatiku.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian VII Yesus Jatuh Kedua Kalinya
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, karena jatuh-Mu yang kedua kalinya; jangan pernah biarkan aku jatuh dalam dosa berat.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian VIII Yesus Menghibur Wanita-wanita Yang Menangis
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Seharusnya hiburanku yang terbesar adalah karena mendengar Engkau bersabda: “Dosamu yang banyak telah diampuni, Karena engkau telah banyak mencinta.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian IX Yesus Jatuh Ketiga Kalinya
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Tuhan Yesus, bila aku merasa bosan karena perjalanan hidup yang lama, jadilah Engkau kekuatanku dan ketabahanku.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian X Pakaian Yesus Ditanggalkan
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, jiwaku sudah kehilangan pakaiannya yang suci, maka kenakanlah padaku pakaian penyesalan dan tobat.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian XI Yesus Dipaku pada Kayu Salib
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, Engkau mengampuni mereka yang menyalibkan-Mu, ajarilah aku juga untuk mengampuni dan melupakan kesalahan-kesalahan orang lain.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian XII Yesus Wafat Disalib
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, biarpun sedang mengalami sekarat maut, hati-Mu yang kudus tetap bergetar, karena cinta kepada kami yang berdosa.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian XIII Tubuh Yesus Diturunkan dari Salib
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Oh bunda yang penuh duka-cita, terimalah aku dalam rangkulanmu dan perolehlah bagiku sesal yang sempurna atas dosa-dosaku.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.

Perhentian XIV Tubuh Yesus Dimakamkan
Kami bersembah sujud kepada-Mu Kristus; Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia.
Ya Yesus, bila aku menerima Tubuh-Mu dalam hatiku ketika menyambut komuni, jadikanlah aku tempat yang cocok bagi Tubuh-Mu yang suci. Amin.
Yesus Kristus yang tersalib, kasihanilah kami.
Berikut ini adalah doa-doa beserta janji-janji Tuhan kepada orang-orang yang tekun untuk mendoakan doa-doa ini. Silahkan simak dengan baik, dan semoga anda bisa menerapkan doa-doa ini sebagai agenda utama dikeluarga anda. Karena ini sangat baik,terutama untuk keharmonisan keluarga. Silahkan dicoba, semoga berkat Tuhan melimpahi kita semua. Amin.

7)) Rosario


Doa ini menjadi sangat penting dan mendasar bagi orang katolik, karena doa rosario adalah doa yang paling sering didoakan oleh umat katolik. Bunda maria juga menjajikan hal-hal yang sangat penting dan sebaiknya anda harus tau janji-janji bunda maria kepada orang yang rajin berdoa rosario. Berikut ini adalah janji-janji bunda maria kepada orang yang rajin dan setia dengan doa rosario ini.
Lima belas Janji Bunda Maria Kepada orang-orang yang berdoa Rosario.
▪Barang siapa yang setia menghormatiKu dengan berdoa rosario akan menerima rahmat yang istimewa.
▪Aku akan berjanji melindungi secara khusus dan memberi rahmat yang berlimpah kepada orang yang berdoa rosario.
▪Rosario akan menjadi perisai yang ampuhuntuk melawan kejahatan, menghancurkan sifat-sifat yang tidak baik, mengurangi dosa dan memberantas kesesatan iman.
▪Rosario akan mengembangkan kebajikan dan karya-karya yang baik, akan memberikan pengampunan dari Allah kepada jiwa-jiwa, akan menghapus kecintaan manusia akan harta benda duniawidan segala kehampaannya dan akan mengembangkan hasrat untuk memiliki kehidupan dan hal-hal yang abadi dalam diri manusia. Oh, semoga jiwa-jiwa akan menyucikan dirinya sendiri dengan cara ini.
▪Jiwa yang bersandar padaKu dalam doa rosario tidak akan binasa.
▪Barang siapa berdoa rosario dengan penuh kesungguhan dan kekhususan, dengan merenungkan pristiwa-pristiwa yang suci tidak akan ditimpa kemalangan.
▪Barang siapa yang hidup dengan penuh kesetiaan terhadap rosario , tidak akan mati tanpa menerima sakramen-sakramen Gereja Kudus.
▪Barang siapa yang setia dalam doa rosario, akan mendapat rahmat Allah dalam hidupnya dan lebih-lebih saat ajalnya. Pada waktu ajal mereka akan ikut menikmati pahala para suci disurga.
▪Aku akan membebaskan mereka yang penuh kesetian terhadap rosario dari api penyucian.
▪Mereka yang setia rosario akan mendapat kemuliaan yang luhur disurga.
▪Kamu akan mendapat apa yang kamu mita padaKu dengan berdoa rosario.
▪Mereka yang menganjurkan rosario akan Kubantu dalam kesulitan hidupnya.
▪Aku mendapat janji dari PutraKu bahwa para penganjur doa rosario akan mendapatkan perhatian surgawi secara khusus selama hidupnya dan pada saat ajalnya.
▪Semua yang berdoa rosario adalah putraKu dan sodara-sodara PutraKu yang tunggal Yesus Kristus.
▪Devosi terhadap rosarioku adalah pertanda yang luhur bahwa yang bersangkutan akan kebahagiaan bersama Kristus.
Catatan khusus :
Dapat menerima indulgensi penuh tiap kali berdoa Rosario di Gereja atau di Kapel , dirumah bersama keluarga atau organisasi
Aku adalah Ratu Rosario yang suci....................
Berdoalah Rosario untuk:
Orang-orang berdosa
Untuk perdamaian dunia
Suruhlah kaum beriman bertobat dan berbuat silih.
(Fatimah, 13 Oktober 1917)

8)) Surat Suci Dari Yesus Penebus Dunia

Surat Suci dari Yesus Penebus Dunia demi Menyucikan Tetesan Darah Yesus Allah Manusia yang Mengucur dijalan Menuju Kalvari
Salian Surat Suci Orasi Yesus ini, asli adanya di Makam Suci Yerusalem, disemayamkan disebuah peti perak oleh Bapa Suci dan para Raja dan Ratu Iman Kristus.
St. Elisabeth Ratu Hungaria dengan St. Mathilda bersama St. Bridget, ingin mengetahui sesuatu dari Kisah Sengsara Yesus, mempersembahkan doa-doa khusus dan sungguh-sungguh dimana kemudian Yesus Anak Allah Penyelamat manusia menampakan diriNya dan menjelaskan kepada santa-santa ini, begini:
** Aku Yesus, muncul dari Surga hadir di dunia, demi memperbaiki iman manusia. Pada zaman dahulu banyak manusia yang sungguh-sungguh beriman, dan panenan mereka berlimpah-limpah; namun kini sebaliknya, manusia yang sungguh-sungguh beriman jarang ada.
** Kalau kamu ingin memanen hasil yang berlimpah, janganlah bekerja pada hari minggu, sebab kamu harus kegereja dan berdoa kepada Allah, demi menyesali dosa-dosamu. Allah BapaKu sudah memberi kamu enam hari kerja dan sehari istirahat, supaya kupersembahkan kurban, menolong para miskin dan melayani Gereja.
**Barang siapa yang bersikeras memusuhi AgamaKu dan meremehkan Surat Orasi Suci ini, akan Ku sangkal, tetapi sebaliknya barang siapa yang selalu membawa salinan Orasi Suci ini; akan dibebaskan dari mati tenggelam dan dari ajal yang mendadak.
Akan dibebaskan dari segala penyakit menular dan sambaran kilat.
Belum bisa meninggal dunia sebelum mengaku dosa. Akan dibebaskan dari penguasa yang lalim dan dari semua pengadu dan saksi palsu.
** ibu-ibu yang dalam bahaya melahirkan, dengan memelihara Orasi Yesus ini, segera sanggup menguasai keadaannya. Dirumah-rumah yang menyimpan Orasi suci ini tak akan mengalami gangguan iblis. 40 hari sebelum ajalnya, lelaki maupun perempuan yang memiliki Orasi Suci ini, Bunda Suci Murni Maria akan menampakan diri padaNya, demikian disampaikan oleh santo Gregorius.
**  Bagi manusia yang percaya, yang mau mendasarkan doa ini setiap hari selama 3 tahun : (Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan) demi memuliakan  “Semua Tetesan DarahKu yang hilang” , Aku akan melimpahkan lima karunia ini :
Indulgensi penuh dan pengampunan dosa-dosanya.
Dibebaskan dari sengsara dan siksa dosa di Api pencucian.
Bila anda meninggal sebelum menyelesaikan doa-doa ini selama tahun ini, bagi anda dianggap sebagai sudah menyelesaikannya.
Dengan begini, pada kematian anda sama saja dengan anda sudah menyerahkan semua darah anda, demi Iman Suci.
Aku akan turun dari surga dan menyongsong jiwa anda dan sanak saudara anda, sampai generasi yang ke-empat.

9)). Doa Wasiat



Doa ini terdiri dari  bagian yaitu Doa Kepada Salib Suci Kristus, Doa Untuk Menghormati Yesus Kristus yang Mati Di Salib, dan Doa Kepada Bunda Yesus Dari Hati Suci Yesus.
Doa wasiat ini ditemukan pada makam Kristus pada tahun 1515 dan sikirim oleh Santo Bapa kepada Kaisar Karel sewaktu akan berangkat perang, juga kepada St. Michael di Paris, dimana sampai sekarang masih tertulis dengan huruf emas.
▪Siapa yang membaca setiap hari doa ini, atau mendengarkan , atau membawanya, ia tidak akan mati mendadak, atau mati tenggelkam, atau mati di tangan musuh, atau tertawan didalam peperangan.
Jika seorang ibu mau melahirkan dan mebaca doa ini, atau membawanya , akan lekas tertolong dan bayinya akan terhidar dari 82 kecelakaan.
▪Siapa saja yang membaca doa ini kan terhindar dari penyakit-penyakit. Jika kamu melihat dijalan ada seorang jatuh karena penyakit ayan, letakkanlah doa ini disebelah kanannya, dia akan bangun dan gembira lagi.
▪Siapa yang memberi doa ini kepada salah seorang (satu keluarga), dia akan saya beri rahmat. Ucapan Kristus sungguh nyata, seperti Injil Suci.
▪Jika doa ini ada dirumah, tidak akan ada kecelakaan petir dan geluduk. Siapa yang membaca, mendengar, membawa doa ini, akan tiga hari sebelum dia mati diberi Tuhan tanda , dimana kita dapat tahu.
**INILAH HARI KEMATIANKU**


10)). Cara Berdoa Rosario
 INSPIRE By Domus Cordis  Catholic Spirituality  8
Baru pertama kali mencoba doa Rosario? Ini panduan untukmu.
(Untuk mengunduh panduan berbentuk gambar resolusi penuh, klik di sini.)



01. Tanda Salib
+ Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, Amin.

02. Aku Percaya
Aku percaya akan Allah,
Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh perawan Maria. Yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, dan dimakamkan. Yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati. Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Mahakuasa. Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin.

03. Kemuliaan
Kemuliaan kepada Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus, seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

04. Terpujilah
Terpujilah nama Yesus, Maria, dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya. Amin.

Doa-doa bagi intensi Bapa Suci
05. Bapa Kami
Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Datanglah Kerajaan-Mu. Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami. Dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan. Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.

06. Salam, Putri Allah Bapa,
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.

07. Salam, Bunda Allah Putra,
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.

08. Salam, Mempelai Allah Roh Kudus,
Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin.

09. Kemuliaan…
10. Terpujilah…

11. Doa Fatima (Ya Yesus)*
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin.

Ujud-ujud doa
Doa ungkapan syukur atau permohonan bisa diungkapkan saat ini. Atau, bisa juga setelah merenungkan satu per satu peristiwa, seperti yang tercatat di bawah.

Peristiwa-peristiwa untuk direnungkan.
Peristiwa-peristiwa Gembira.
Didoakan pada hari Senin, Sabtu, dan selama masa Adven dan Natal.
1. Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel (Lukas 1:26-38).
2. Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya (Lukas 1:39-45).
3. Yesus dilahirkan di Bethlehem (Lukas 2:1-7).
4. Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah (Lukas 2:22-40).
5. Yesus diketemukan dalam Bait Allah (Lukas 2:41-52).

Peristiwa-peristiwa Sedih.
Didoakan pada hari Selasa, Jumat, dan selama Masa Prapaskah.
1. Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut (Lukas 22:39-46).
2. Yesus didera (Yohanes 19:1).
3. Yesus dimahkotai duri (Yohanes 19:2-3).
4. Yesus memanggul salib-Nya (ke Gunung Kalvari) (Lukas 22:26-32).
5. Yesus wafat di salib (Lukas 23:44-49).

Peristiwa-peristiwa Mulia.
Didoakan pada hari Rabu, Minggu, dan selama masa Paskah.
1. Yesus bangkit dari kematian (Lukas 24:1-12).
2. Yesus naik ke surga (Lukas 24:50-53).
3. Roh Kudus turun atas para rasul (Kisah Para Rasul 2:1-13).
4. Maria diangkat ke surga (1 Korintus 15:23; Denzinger-Schönmetzer 3903).
5. Maria dimahkotai di surga (Wahyu 12:1, Denzinger-Schönmetzer 3913-3917).

Peristiwa-peristiwa Terang.
Didoakan pada hari Kamis.
1. Yesus di baptis di Sungai Yordan (Matius 3:16-17)
2. Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana (Yohanes 2:11)
3. Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan (Matius 4:17-23)
4. Yesus menampakkan kemuliaan-Nya (Matius 17:2-5)
5. Yesus menetapkan Ekaristi (Markus 14:22-24)

Pada akhir dari masing-masing satuan peristiwa, doakan:
Bapa Kami . . .
Salam Maria . . . (10x)
Kemuliaan . . .
Terpujilah . . .
Ya Yesus . . .

Doa lain

(Dapat digunakan untuk mengakhiri doa Rosario.)

Salam, ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih, hidup, hiburan, dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah, dalam lembah duka ini.
Ya Ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, Putramu yang terpuji itu, semoga kautunjukkan kepada kami.
O Ratu, O Ibu, O Maria, Bunda Kristus.

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,
supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Marilah berdoa:
Ya Allah, Putra-Mu telah memperoleh bagi kami ganjaran kehidupan kekal melalui hidup, wafat, dan kebangkitan-Nya. Kami mohon, agar dengan merenungkan misteri Rosario Suci Santa Perawan Maria, kami dapat menghayati maknanya dan memperoleh apa yang dijanjikan. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.

+ Tanda Salib.




Telah Nihil Obstat

Ketik By Sepvia Christianty Sukiatno or Vivi
Sms Mukjizat ke wa Bu Vivi 081316309331

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Janji Santo Yusuf.

BUBUR SUMSUM.

100 jalan kebijaksanaan menurut Thomas Aquinas.